INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Ekspor Toyota Indonesia Makin Gemilang

Ekspor Toyota Indonesia Makin Gemilang
KantoMaya News, Jakarta - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengawali 2017 dengan ekspor menggembirakan, yaitu 15.400 unit kendaraan utuh atau Completely Built-Up (CBU), Januari 2017. Angka ini meningkat signifikan, sekitar 76 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, 8.800 unit.

Fortuner kembali menjadi tulang punggung ekspor Toyota dengan menyumbang sekitar 5.000 unit, Hasil ini melanjutkan tren tahun lalu saat ekspor model ini mampu meraih porsi terbesar 29 persen dari total keseluruhan pengiriman CBU bermerek Toyota dari Indonesia sepanjang tahun.

Sementara itu, sedan Vios mencatatkan volume ekspor sebesar 2.500 unit, diikuti Kijang Innova 1.100 unit. Model terbaru, Sienta, memberikan sumbangsih volume ekspor 600 unit. Siasanya, bagi-bagi antara Yaris, Avanza, Rush, TownAce/ LiteAce, dan Agya dengan total 6.200 unit.

“Kami berharap performa positif ekspor awal tahun ini dapat terus dipertahankan sehingga target peningkatan ekspor sebesar 10 persen pada 2017 dapat kami capai. Kami akan terus berupaya meningkatkan daya saing global produk agar dapat diterima di semakin banyak negara tujuan,” ujar Wakil Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono, Rabu (8/3/2017), di Jakarta.

Selain mengekspor kendaraan utuh, TMMIN juga mengapalkan kendaraan setengah jadi atau Completely Knocked Down (CKD), komponen kendaraan, alat bantu produksi di proses pengepresan (dies), dan alat bantu produksi di proses pengelasan (jigs).

TMIIN juga mengirimkan ke pasar luar negeri berupa mesin bensin dan ethanol utuh tipe TR yang digunakan pada seri kendaraan IMV seperti Fortuner dan Kijang Innova, lalu measin tipe NR untuk seri kendaraan penumpang seperti Vios, Yaris dan Sienta.

Sepanjang Januari 2017, Toyota mengekspor lebih dari 3.500 unit mobil CKD dan lebih dari 8 juta buah komponen. Mesin utuh tipe TR berbahan bakar bensin diekspor 2.400 unit, dan mesin utuh tipe TR berbahan bakar ethanol diekspor sebanyak lebih dari 700 unit. Sedangkan untuk mesin utuh tipe NR berbahan bakar bensin diekspor sebanyak 6.700 unit dan jantung tipe NR berbahan bakar ethanol dieskpor 350 unit.

Kompas.com
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...