INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Ekspektasi Hillary Clinton Menang Pilpres AS Bikin IHSG Melesat 1,57%

Ekspektasi Hillary Clinton Menang Pilpres AS Bikin IHSG Melesat 1,57%
KantoMaya News, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat hingga 1,57%. Prediksi Hillary Clinton yang diperkirakan bakal menang dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) jadi sentimen positif di bursa saham dalam negeri.

Mengakhiri perdagangan Selasa (8/11/2016), IHSG ditutup meroket 84,473 poin (1,57%) ke 5.470,681. Sementara indeks LQ45 ditutup melesat 17,436 poin (1,90%) ke 934.851.

"Setelah FBI menyatakan bahwa Hillary tidak bersalah dalam penggunaan email pribadi, pasar langsung bereaksi positif kalau Hillary bakal menang," ujar Analis Bahana Securities Muhammad Wafi kepada detikFinance, Selasa (8/11/2016).

Hillary memang jadi sosok yang dissenangi pasar keuangan di AS. Menurut Wafi, jika Hillary menang, akan memberikan harapan perekonomian AS lebih baik.

"Kalau Hillary menang, pasar ada harapan ekonomi dunia bakal stabil, kebalikannya dari Trump," ucap dia.

Selain soal Pilpres AS, Wafi mengungkapkan, penguatan tajam bursa saham hari ini juga terjadi didorong sentimen positif dari dalam negeri. Angka pertumbuhan ekonomi kuartal III-2016 sebesar 5,02% dinilai cukup memuaskan.

"Ekspektasi Hillary menang sama angka GDP yang di atas target pemerintah. Sementara kalau dari data GDP kemarin yang 5,02%, walaupun di bawah estimasi pasar (5,11%), tapi di atas target pemerintah 4,9%, jadi masih positif," katanya.

Ke depan, kata Wafi, pergerakan IHSG akan terus naik jika tidak ada guncangan baik dari dalam atau luar negeri.

"Indikasi pertumbuhan ekonomi kita bakal bagus dan kalau nggak ada situasi dadakan yang serius kira-kira tahun depan bakal bullish," pungkasnya.

Detik.com
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...