INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

UEFA Umumkan Perubahan Besar Liga Champions Mulai 2018-19

UEFA Umumkan Perubahan Besar Liga Champions Mulai 2018-19
KantoMaya News – UEFA mengumumkan perubahan signifikan terhadap format Liga Champions, dengan memastikan empat Liga Terbaik Eropa akan mendapatkan jatah empat tempat di fase grup mulai musim 2018-19.

Di bawah sistem saat ini, tiga liga terbaik yaitu Spanyol, Jerman, dan Inggris mendapatkan empat tempat. Tetapi, peringkat 4 harus melewati playoff untuk mencapai babak utama.

Sementara itu, Serie A, liga terbaik keempat, hanya mendapatkan tiga tempat ke Liga Champions, dengan dua posisi teratas dipastikan lolos sementara peringkat tiga dari babak playoff. Seperti dilansir dari Reuters, keputusan itu dibuat pada Jumat, 26 Agustus 2016, tetapi sampai saat ini belum ada alasan jelas kenapa format itu dibuat.

Meski jumlah tiket ke Liga Champions bertambah, menurut Direktur Kompetisi UEFA, Giorgio Marchetti, format 32 grup saat ini tidak akan berubah. Mulai dari fase grup lalu knockout.

Hal itu tentu memberikan dampak pada jumlah tiket untuk negara-negara dengan liga kurang populer. Dari lima tempat di fase grup saat ini, UEFA akan memangkasnya jadi empat tempat saja yang bakal diperebutkan klub dari babak playoff.

Menurut Reuters, keputusan UEFA mengubah format pembagian jatah ke Liga Champions ini setelah klub-klub besar Eropa membicarakan soal kemungkinan membentuk Super League, yang bisa saja digelar tanpa persetujuan UEFA.

Penambahan jatah ini bisa membuka peluang klub-klub besar, yang saat ini sedang kesulitan, kembali ke Liga Champions. Beberapa klub seperti Manchester United, Liverpool, Inter Milan, dan AC Milan absen dalam beberapa edisi Liga Champions terakhir setelah tampil buruk di liga domestik. (one)

VIVA.co.id
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...