INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

18 Rumah Musnah Terbakar di Aceh Tengah dan Abdya

18 Rumah Musnah Terbakar di Aceh Tengah dan Abdya
KantoMaya News, TAKENGON - Kebakaran besar meludeskan 15 rumah dan 11 rumah lainnya terimbas di Kampung Arul Kumer, Kecamatan Silihnara, Aceh Tengah, Rabu (17/8). Musibah serupa juga terjadi di Desa Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menghanguskan tiga rumah.

Informasi yang diterima Serambi dari Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Tengah, Jauhari ST menyebutkan, kebakaran di Arul Kumer terjadi menjelang shalat zuhur, Rabu (17/8). “Ada 15 rumah yang ludes terbakar (rusak total) dan 11 lainnya terimbas ketika dilakukan pemblokiran api agar tidak semakin meluas,” kata Jauhari yang juga Ketua RAPI Aceh Tengah.

Jumlah jiwa yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah itu mencapai 60 jiwa dari 15 KK sedangkan yang terimbas 46 jiwa dari 11 KK. Tim BPBD Aceh Tengah sudah membangun tenda untuk korban namun belum ada laporan berapa jumlah korban yang mau tinggal di penampungan darurat tersebut. Pihak Dinsos Aceh Tengah, mulai tadi malam juga sudah membuka dapur umum untuk korban musibah.

Sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran di Arul Kumar tersebut. Kasus itu sendiri sedang dalam pengusutan pihak berwajib. “Selain kerugian materi, tidak ada korban dalam musibah itu,” ujar Jauhari.

Arul Kumer merupakan salah satu desa di Kecamatan Silihnara berjarak sekitar 25 kilometer dari Takengon, ibu kota Kabupaten Aceh Tengah. Arul Kumer sendiri berjarak sekitar tiga kilometer dari Angkop, ibu kota Kecamatan Silihnara.

Dari Blangpidie dilaporkan, 21 jiwa warga Desa Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Abdya, kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka terbakar, Selasa (16/8).

Rumah yang terbakar itu masing-masing milik Wahidin (50), Khiman (52), dan Ibrahim (54). Musibah terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Api disebut-sebut berawal dari rumah Wahidin dengan cepat menyambar kedua rumah lainnya.

Kepala Pelaksana BPBK Abdya, Amiruddin mengatakan, api begitu cepat membakar ketiga rumah sehingga dalam waktu singkat rata dengan tanah.

Menurut Amir, jarak tempuh pos pemadam kebakaran dengan lokasi kejadian sangat jauh. Untuk itu, pihaknya akan membuka satu pos pembantu di Kecamatan Babahrot. Pemkab Abdya sudah menyalurkan bantuan masa panik untuk korban kebakaran di Desa Ie Mirah serta membangun tempat penampungan sementara. Namun, menurut Nazaruddin didampingi Kadis PU Abdya, Rahwadi ST, korban lebih memilih tinggal di rumah saudara dan kerabat sambil menunggu adanya bantuan.

aceh.tribunnews.com
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...