INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Kenduri Apam, Cara Menjaga Kuliner Aceh

Kenduri Apam, Cara Menjaga Kuliner Aceh

KantoMaya News - Aceh punya beragam kuliner. Setidaknya ditemukan ada 154 jenis makanan tradisional asal peninggalan nenek moyang, seperti meuseukat, lughok, timphan, dodol, serta apam. Tapi, makanan-makanan khas Aceh itu sudah sulit ditemukan di daerah Aceh.

“Ada 154 macam khas makanan Aceh, mungkin ini termasuk yang paling banyak ditemukan di Aceh dibanding di negara lain. Diperkirakan sekarang paling ada 20 macam yang sering kita temukan di Aceh,” kata Abdurrahman Kaoy, wakil ketua Majelis Adat Aceh (MAA) kepadaVIVA.co,id, Senin 8 Juni 2015.

Apam (serabi) salah satunya makanan khas yang saat ini sudah jarang ditemukan di Aceh. Masyarakat biasa menemui makanan manis ini di sebuah acara besar seperti kenduri apam. Biasanya kenduri (pesta) apam ini digelar setiap peringatan Isra Miraj pada 27 Rajab tahun Hijriah.

Pada malam memperingati Isra Miraj, masyarakat berkumpul di meunasah, masjid, atau di rumah-rumah untuk mendengarkan riwayat Isra Miraj. Setiap warga yang diberikan kemudahan rezeki pada bulan tersebut memasak apam.

Usai memasak apam, warga bersilaturrahmi ke rumah tetangga atau ke rumah warga yang kurang mampu untuk menikmati apam bersama.

“Apam juga dimasak pada saat warga yang meninggal dunia, ini sudah menjadi tradisi di Aceh,” kata Mawardi Usman, penggiat sejarah di Aceh, kepada VIVA.co.id, Senin, 8 Juni 2015, di Banda Aceh.

Membuat Apam
Apam merupakan makanan yang dibuat dari campuran tepung beras, santan, air kelapa, air putih, dan garam serta gula pasir. Apam dimasak di sebuah pinggan tanah (cuprok tanoh). Ia mirip seperti serabi, namun ukurannya sedikit lebih besar.

Afrida Hasan (37), seorang pembuat kue apam, menyebutkan, untuk memasak apam terlebih dahulu tepung beras dicampur dengan santan, air kelapa, dan air putih. Lalu, diberikan garam dan gula secukupnya.

Adonan cair yang telah diolah tersebut, kata Afrida, dimasukkan ke dalam cetakan (cuprok tanoh).

“Saat diaduk harus dijaga, sampai terlalu cair dan jangan juga terlalu kental,” kata Afrida.

Memasak apam ini lebih bagus dimasak dengan kayu atau tempuruk supaya aroma sedapnya bisa muncul. “Asam itu yang membuat aroma apam itu muncul, ini cara tradisional yang dilakukan orang tua di Aceh,” ujar Afrida yang sudah memasak apam sejak 8 tahun lalu.

Sumber : vivanews. co. id
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...