INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Tak Bisa Mudik, Keluarga Ini Ziarah dan Video Call di TPU Menteng Pulo

KantoMaya News, Jakarta -
Pemerintah melarang mudik Lebaran 2020 guna mencegah penyebaran virus Corona. Hal tersebut membuat banyak orang tidak bisa berkumpul bersama keluarga besar ketika momen istimewa tersebut.
Namun, bagi keluarga Elgina Elrum, momen ziarah pada hari Lebaran kedua mereka manfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga. Keluarga ini melakukan silahturahmi virtual dengan anggota keluarga lainnya di daerah.

"Iya, ziarah memang tradisi tahunan. Tapi ini sebenarnya karena kita tidak bisa kumpul, tidak bisa makan-makan di luar, jadi sekalian kumpul di sini saja. Makanya, sehabis ziarah, kan orang-orang pada langsung pulang, kami kumpul dulu di sini. Kami cari tempat yang adem, jadi kami bisa makan, minum, buka kue-kue," kata Elgina saat ditemui di TPU Menteng Pulo, Menteng, Pulo Dalam, Jaksel, Senin (25/5/2020).

Elgina datang tidak sendiri. Dia hadir bersama suami, anak, serta saudara-saudaranya yang lain yang tinggal di Jakarta. Hari ini mereka melakukan ziarah ke makam kedua orang tuanya.

Dia menambahkan, pandemi Corona, yang membatasi ruang bertemu secara fisik, membuat dia dan keluarganya memanfaatkan momen ziarah hari ini untuk berkumpul.

"Tiap tahun kami ziarah ke sini. Tapi tahun-tahun yang lalu kan kami bisa pindah tempat ya. Jadi, kalau habis ziarah, kami pergi, makan-kumpul di mana gitu. Tapi sekarang nggak bisa makan di mana-mana, jadi kami kumpul di sini," ujarnya.

Elgina bercerita tahun ini ia tidak bisa mudik ke Ngawi, Jawa Timur. Karena itu, ketika beberapa anggota keluarganya hari ini hendak berkumpul ketika ziarah di TPU Menteng Pulo, momen tersebut juga dimanfaatkannya untuk bersilaturahmi virtual dengan keluarga mereka yang ada di Ngawi.

"Iya, jadi tahun ini kan tahun istimewa ya, ada pandemi. Jadi segala sesuatu yang membantu kita komunikasi, mau itu online, dan kami kan nggak bisa pulang kampung. Jadi, karena orang tua makamnya ada di sini, kami kumpul di sini saja. Kami menyampaikan lewat video call online tadi," tuturnya.

"Kami keluarga kan ada di Solo juga, di Pisangan juga, nggak bisa kumpul bareng-bareng, makanya pakai sesuatu yang baru. Ya jadi pakai video call, manfaatkan teknologi yang ada," sambung Elgina.

Lebih lanjut Elgina mengakui sempat terpikir untuk tidak melakukan ziarah tahun ini imbas pandemi Corona. Namun, lewat beberapa pertimbangan, dirinya dan beberapa anggota keluarga lainnya memilih berziarah mulai pukul 06.00 WIB guna menghindari kerumunan massa.

"(Takut) ada, pasti ada. Makanya kami pilih waktu pagi pas masih sepi. Sebenarnya tadi kami dari pukul 6 pagi. Hari ini kami yakinkan semoga nggak ada yang sakit. Kami pakai masker juga. Jadi, karena sudah lama nggak kumpul, kami kumpul di sini," pungkasnya.

detik.com
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...