INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Kalau Esemka Sudah Diproduksi, Anda Mau Beli?

KantoMaya News, Jakarta - Nama Esemka kembali mencuat. Warganet mempertanyakan kabar Esemka yang belum muncul ke pasaran. Mereka membandingkan dengan pemberitaan mobil nasional Vietnam yang sudah siap mengaspal setelah dua tahun diwacanakan.

Seperti diketahui, mobil nasional Vietnam yang bernama VinFast mulai dikirim ke konsumen hari ini, Senin (17/6/2019). Berita mobil nasional Vietnam ini santer dikait-kaitkan dengan mobil Esemka oleh netizen Indonesia.

Soal kabar Esemka, mobil beberapa mobilnya sudah tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2019 bersama dengan pabrikan Jepang, Eropa, China, Korea Selatan, hingga Amerika. Dua di antaranya yang tercantum itu adalah Esemka Garuda 1 dan Bima.

Salah satu warganet menyikapi komentar terkait Esemka. Dia bilang, kalau mobil Esemka dijual nanti, pertanyaan yang kemudian muncul adalah, siapa yang akan membeli?

"Bikin mobil gampang cuy. yang beli siapa ?!? gw mau tanya sm netijen sekalian. kalo esemka jadi, misal level nya sama dengan avanza dan dia lebih murah, elu mau beli ?!?!?," komentar salah satu warganet.

Kicauan ini tentu menggelitik. Sebab, kalau dijual massal nanti, Esemka harus bersaing dengan merek Jepang yang sudah lama beredar di Indonesia. Misalnya, untuk Esemka Garuda 1 sebagai model SUV, pesaingannya cukup sengit. Di kelas SUV dengan mesin 2.000 cc, pesaing Esemka Garuda 1 ada Nissan X-Trail, Hyundai Tucson hingga Mazda CX-3.

Sementara Esemka Bima sebagai mobil pikap juga harus bersiap menembus pasar yang selama ini didominasi oleh Daihatsu Gran Max, Suzuki Carry, APV pick-up, Mitsubishi L300, hingga pikap dari DFSK.

Agar bisa bersaing, Esemka harus bisa membuktikan kualitasnya. Jadi, sebaiknya mobil nasional dipersiapkan matang-matang agar tidak 'mati' sebelum booming. Pertimbangannya adalah, jangan asal 'yang penting punya mobil nasional', tapi perlu dipikirkan juga kualitasnya yang bersaing.

Kabar terakhir mobil-mobil Esemka telah melakoni serangkaian tes. Nilai jual Esemka pun bocor, meski nilai jual itu tidak bisa dijadikan patokan harga pasti mobil tersebut.

Esemka Garuda tahun pembuatan 2019 memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Rp 209 juta sedangkan Esemka Bima NJKBnya tak sampai Rp 100 juta. NJKB Esemka Bima tercatat Rp 81 juta.

Kembali ke mobnas Vietnam, VienFast. Sebagai pendatang baru, VinFast langsung memboyong dua model sekaligus yakni sebuah sedan dan SUV. Kedua model itu mengusung platform yang digunakan oleh BMW dan ditenagai oleh mesin turbo BMW 2.0 L. Mesin itu kemudian dimodifikasi oleh ahli mesin Austria, AVL agar cocok dengan karakter VinFast.

Warga Vietnam pun cukup antusias dengan kehadiran VInFast. Buktinya baru diumumkan 10.000 unit VinFast diklaim telah dipesan oleh warganya sendiri. Pemesanan VinFast pun turut berkontribusi terhadap kenaikan 18 persen penjualan mobil di Vietnam dalam lima bulan pertama tahun 2018.

VinFast sendiri sudah masuk ke jalur produksi. Mobil nasional Vietnam itu mulai dikirim ke tangan konsumen pada 17 Juni 2019.

oto.detik.com
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...