INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Ratusan Simpatisan Partai Aceh Abdya Tolak Erwanto

Ratusan Simpatisan Partai Aceh Abdya Tolak Erwanto
KantoMaya News, BLANGPIDIE - Penolakan terhadap pencalonan bakal calon Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Erwanto dari Partai Aceh kembali berlanjut.

Penolakan kali disampaikan oleh ratusan anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah 013 Blangpidie dan simpati Partai Aceh yang mengatasnamakan Gerakan Penyelamatan Partai Aceh Ban Sigoem Abdya dalam orasi akbar, Kamis (4/8/2016) di halaman kantor DPW Partai Aceh Kabupaten Abdya.

Dalam orasi Akbar tersebut, Qhazi Wilayah KPA Wilayah 013 Blangpidie, H Abu Zaini Dahlan meminta agar penetapan calon bupati Abdya dari Partai Aceh untuk dilakukan musyawarah.

"Ingat, Partai Aceh lahir karena ada KPA, jadi Partai Aceh harus mendengar aspirasi pengurus KPA," ujar Qhazi Wilayah KPA Wilayah 013 Blangpidie, H Abu Zaini Dahlan.

Selanjutnya, Gerakan Penyelamatan Partai Aceh Ban Sigoem Abdya juga membacakan delapan maklumat tentang alasan penolakan pencalonan Erwanto sebagai bakal calon bupati Abdya periode 2017-2022. Pembacaan maklumat tersebut, dibacakan oleh Ketua Sipa Abdya, Zulbaidi.

Dalam orasi itu, tampak hadir ketua MUNA Abdya, Tgk Zahari beserta pengurus, Mantan Ketua DPW Partai Aceh Abdya, M Nazir, Juru Penerangan KPA Wilayah 013 Blangpidie, TR Kamaruddin, para pengurus KPA/PA Abdya, pendiri Laskar Tjut Nyak Dhien, Nasrul, ketua Putro Aceh, Rusmala Dewi, Komando Mualem Abdya, Said Fadhli dan perwakilan syuhada serta para Pangsagoe yang dipecat. Acara orasi yang dimulai dari Pukul 11:00 Wib tersebut berjalan lancar dan tertib. Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH didampingi Wakapolres Abdya, Kompol Edy Bagus Sumantri beserta puluhan polisi dan brimob ikut berjaga-jaga di sekitar lokasi.

aceh.tribunnews.com
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...