INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Saat mimpi Donald Trump menjadi Presiden AS semakin nyata

Saat mimpi Donald Trump menjadi Presiden AS semakin nyata
KantoMaya News -- Poster raksasa dengan wajah Donald Trump langsung diturunkan di tengah arena konvensi Partai Repubik, Cleveland, Selasa (19/7/2016) malam, sesaat setelah pemungutan suara rampung digelar.

Trump meraih 1,725 suara, lebih dari dari ambang batas minimum yang dibutuhkan, yakni 1,237 suara. Milyuner itu pun resmi menjadi calon presiden Amerika Serikat dari partai yang juga dikenal dengan nama Grand Old Party (GOP) itu.

"Dengan suara Anda hari ini, proses (pemilihan) presiden ini semakin dekat. Saya sangat bangga bisa menjadi pilihan Anda," kata Trump, seperti yang diberitakan The Guardian.

Pengukuhan Trump sebagai calon presiden Partai Republik juga disambut anak-anaknya, Donald Jr, Ivanka Trump, Eric Trump, dan Tiffany Trump yang berada di New York untuk melakukan pemungutan suara yang sama.

Hasil konvensi Republik ini juga menentukan dua nama yang pada November mendatang akan memperebutkan posisi tertinggi di Amerika Serikat. Pertama Hillary Clinton dari Partai Demokrat, dan kedua Donald Trump dari Partai Republik.

Lewat pidato tiga menitnya, Trump menyampaikan sejumlah visi misinya, termasuk memperkuat perbatasan, "menghancurkan" ISIS, dan memperkuat hukum AS.

"Saya akan membahasnya pada Kamis malam nanti. Tapi yang terpenting kita akan membuat Amerika baik lagi," ucapnya sambil disambut sorakan dan tepuk tangan dari para pendukungnya.

Trump berhasil menyingkirkan lawan-lawan satu partainya seperti Ted Cruz degan 475 suara, Marco Rubio dengan 114 suara, Jeb Bush dengan tiga suara, Ben Carson dengan 7 suara dan John Kasich dengan 120 suara. "Ini bukan mimpi. Ini kenyataan. Ini sangat serius," kata Wakil Gubernur South Carolina, Henry McMaster, yang sebelumnya sudah mendeklarasikan dukungannya untuk Trump.

Dari 50 negara bagian yang mengikuti pemungutan suara delegasi, Trump berhasil menguasai 38 di antaranya. Sebuah angka yang tidak disangka oleh sejumlah politisi, pakar, dan jurnalis yang sebelumnya menilai Trump hanya sebuah lelucon.

Paul Ryan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS, yang acapkali mengkritik retorika Trump pada ras dan imigran, kini harus berurusan dengan Trump dalam kapasitasnya sebagai ketua konvensi. Ryan, yang merupakan pejabat terpilih Republik yang menduduki jabatan tertinggi, menyampaikan ungkapan selamatnya di depan anggota konvensi, meski tanpa memberikan upeti khusus untuk Trump.

Ryan hanya mengatakan,"kalian akan menemukanku di mimbar dengan foto Wakil Presiden Mike Pence dan Presiden Donald Trump di belakangnya".

Kampanye Trump selama ini memang diwarnai berbagai kontroversi menyangkut retorikanya mengenai muslim, warga Hispanik, imigran gelap dan perdagangan yang semuanya membuat gerah kelompok kemapanan di Partai Republik.

Para pejabat partai berharap bisa memanfaatkan konvensi yang berlangsung empat hari sejak Senin lalu itu untuk melembutkan pendekatan kasar Trump, sekaligus memastikan sang calon presiden sebagai pencipta lapangan kerja dan pemimpin kuat dalam memerangi ancaman-ancaman keamanan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Hari ini, Rabu waktu AS, Partai Republik dijadwalkan akan meresmikan Gubernur Indiana, Mike Pence (57), yang merupakan pilihan Trump, sebagai calon wakil presiden dari Republik.

Beritagar.id
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...