INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Menpora Minta Maaf Soal Nasib Rio Haryanto di F1

Menpora Minta Maaf Soal Nasib Rio Haryanto di F1
KantoMaya News, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hanya bisa pasrah tentang nasibpembalap Indonesia di Formula One (F1), Rio Haryanto. Pembalap muda asal Surakarta, Jawa Tengah (Jateng) itu terancam akan mengakhiri debutnya sebelum musim balapan tahun ini berakhir.

Pendanaan menjadi sebab utama, pembalap 23 tahun itu dipaksa hanya mencecap balapan sampai setengah musim. "Secara pribadi saya (sebagai menteri) mohon maaf kepada Rio karena tidak bisa membantu (pendanaan)," kata Imam saat dijumpai di Kemenpora, Jakarta, Senin (25/7).

Imam mengatakan sudah sampai upaya habis-habisan membantu pendanaan agar Rio tetap bisa tampil penuh selama satu musim di balapan F1. Upaya tersebut, dilakukan dengan banyak cara, termasuk lewat mekanisme penganggaran negara (APBN) dan mengundang kerja sama antar kementerian dan badan usaha milik negara.

Akan tetapi, diterangkan Imam, upaya tersebut belum mampu menutupi pendanaan yang diwajibkan untuk Rio. Penganggaran lewat APBN, pun ditambahkan Imam, harus terganjal dipersetujuan dewan dan regulasi penggunaan uang negara, juga opini negatif masyarakat.

"Kita (Kemenpora) sudah habis-habisan dengan segala cara maksimal. Tapi hasilnya kita lihat sampai hari ini (belum mampu)," ujar Imam.

Imam berharap, dalam sisa tenggat waktu keputusan Rio, ada yang mampu memberikan jalan keluar. Terutama dari sponsor swasta yang bersedia membantu pendanaan untuk satu-satunya pebalap F1 wakil Indonesia tersebut. "Semoga dalam satu dua hari ini ada kejutan," katanya.

Tim F-1 Manor Racing akan memutuskan nasib Rio pada Rabu (27/7) mendatang. Keputusan tersebut akan menjawab apakah Rio bisa melanjutkan sisa musim balapannya sampai pungkas tahun ini. Keputusan itu menyusul belum lunasnya uang balapan yang harus disetor Kiky Sport selaku menejemen Rio kepada Manor untuk bisa mengikuti balapan F1.

Sampai hari ini, Rio sudah membayarkan 8 juta euro (Rp 115 miliar) dari 15 juta euro yang harus disetorkan. Manor, pernah mengancam hanya akan membolehkan Rio mengikuti balapan F1 sampai dengan seri ke-11 jika biaya balapan tersebut tak lunas. Saat ini, Rio sudah menjalani 11 seri balapan setelah GP Hungaria, Ahad (24/7).

REPUBLIKA.com
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...