INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Hari Kebangkitan Nasional, Seperti Apa Sejarahnya?

Hari Kebangkitan Nasional, Seperti Apa Sejarahnya?
KantoMaya News - Tepat pada Jumat 20 Mei 2016 rakyat Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Banyak netter di Indonesia yang menuliskan tagar #HariKebangkitanNasional di Twitter. Lantas peristiwa bersejarah apa yang terjadi pada 20 Mei ini?

Tanggal 20 Mei dianggap sebagai titik balik perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan. Jika dilihat dari namanya, 20 Mei merupakan hari dimana bangsa Indonesia bangkit untuk melawan penjajah.

Kisah berawal dari gagasan Dokter Wahidin Soedirohusodo mengenai dana pendidikan (studiefonds). Menurutnya, pendidikan bisa menjadi salah satu cara untuk melakukan perubahan dan meningkatkan kualitas hidup.

Lulusan Sekolah Dokter Djawa itu pun terus mendorong anak pribumi untuk terus mengikuti pendidikan. Dokter Wahidin pun menginformasikan soal dana pendidikan ke STOVIA. Di sinilah Dokter Wahidin menginspirasi Seotomo dan Soeradji untuk membentuk perkumpulan pemuda.

Pada 20 Mei 1908 pelajar-pelajar STOVIA yang berada di bawah pimpinan Soetomo berkumpul di sebuah ruang anatomi. Mereka bermusyawarah untuk mendirikan perkumpulan yang dilengkapi dengan kepengurusan yang kemudian diberi nama Boedi Oetomo.

Boedi Oetomo menjadi pelopor organisasi pemuda di Indonesia. Sejak saat itu, para pemuda Indonesia berkomitmen untuk bersatu melakukan perlawanan melalui pergerakan dan organisasi. Sehingga, perlawanan bangsa Indonesia tak melulu mengandalkan fisik.

Tak hanya pelajar STOVIA, anggota organisasi pemuda ini terus bertambah. Pelajar dari berbagai daerah memberikan respon positif untuk pergerakan ini. Lahirnya Boedi Oetomo juga menginspirasi munculnya organisasi-organisasi pemuda lain seperti Muhammadiyah dan Sarekat Dagang Islam. Pendirian gerakan ini menjadi bukti bahwa pendidikan mampu menyatukan pemuda menjadi kaum yang intelektual dan memperjuangkan bangsa.

WowKeren.com
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...