INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Pep Guardiola mengarah ke Manchester

KantoMaya News -- Berita besar merebak di Jerman dan Inggris selepas Bayern Muenchen mengalahkan Darmstadt 1-0 pada Piala Jerman (DFB Pokal), Rabu dini hari WIB (16/12/2015). Namun berita utama yang muncul adalah soal masa depan pelatih Pep Guardiola di Bayern.

Namun pelatih berusia 44 itu menolak menjawab. Dalam jumpa pers usai laga, eks pelatih Barcelona itu mengatakan, "Saya akan jelaskan hal itu pekan depan."

Media Jerman melaporkan Pep akan meninggalkan Bayern pada akhir musim ini. Menurut Bild (konten berbahasa Jerman), Pep sudah menyampaikan keputusannya ke CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge pada pekan lalu.

Pep menangani Bayern mulai musim panas 2013 untuk meneruskan kinerja Jupp Heynckes yang memberi tiga gelar kepada klub Bavaria itu pada musim pamungkasnya. Pep memberi gelar juara Bundesliga beruntun (2014 dan 2015) serta Piala Jerman 2014.

Namun mendekati akhir kontrak pada 30 Juni 2016, belum ada gelagat akan memperpanjang kontrak.

Bulan lalu, Rummenigge --eks penyerang Jerman-- mengatakan negosiasi akan dimulai selepas Bayern melawat ke Hannover (19/12). Kebetulan, itu adalah laga pekan 17 sekaligus terakhir sebelum libur Natal dan Tahun Baru hingga 22 Januari 2016.

"Tidak ada yang tidak bisa digantikan pada suatu waktu. Pemain datang dan pergi, demikian pula pelatih," ujar Rummenigge dikutip The Guardian seolah pesimistis negosiasi akan gagal.

Adapun kapten Bayern, Philipp Lahm, justru meminta Pep bertahan. Apalagi para pemain senang bisa ditangani Pep.

Tapi Pep dikabarkan sudah bulat. Harian olahraga berpengaruh di Spanyol, Marca, menulis Pep sudah menolak rancangan kontrak baru bernilai EUR20 juta per tahun (Rp304 miliar) dari Bayern.

Sebenarnya kabar rencana kepergian Pep dari Jerman dan akan menuju Inggris telah ditulis media Inggris pada akhir November lalu. Pemicunya adalah laporan eksklusif Cadena Cope (link berbahasa Spanyol).

Dalam tulisannya, stasiun radio berpengaruh itu mengatakan Pep sudah mencapai kesepakatan dengan CEO Manchester City Ferran Soriano dan Direktur Sepak Bola City Txiki Begiristain. Dua tokoh ini kebetulan pernah bekerja sama dengan Pep di Barcelona.

"Guardiola ingin ganti suasana. Dia anggap tiga musim di Jerman akan berakhir pada 30 Juni (2016). Berikutnya, dia hanya ingin melatih di Inggris," tulis Cadena Cope.

Sebagai pengganti, The Independent mengatakan Bayern sudah mendekati Carlo Ancelotti --satu-satunya pelatih berpengalaman dan populer yang sedang menganggur musim ini.

City sejauh ini memang unggulan teratas untuk mendapatkan jasa Pep. Bursa taruhan menunjukkan hal itu. Sky Bet (h/t Sporting Life), misalnya, memasang 8/13 untuk Pep ke City. Sementara untuk Manchester United (MU) dan Chelsea, Sky Bet memasang 6/1 dan 8/1.

Sementara BBC mengutip Graham Hunter, jurnalis spesialis sepak bola Spanyol asal Inggris. Hunter mengaku telah berbicara dengan sejumlah orang dekat Pep.

Hasilnya, Pep ingin ke MU dan berikutnya berharap bisa menangani timnas Brasil untuk Piala Dunia 2022.

Sumber : Beritagar.co.id
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...