INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Barak Pengungsi Rohingya di Aceh Dilengkapi Klinik, Taman dan Pusat Pendidikan

Barak Pengungsi Rohingya di Aceh Dilengkapi Klinik, Taman dan Pusat Pendidikan


BIREUEN
- Barak penampungan pengungsi Rohingya di Komplek ICS (Integrated Community Shelter) di Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, kini telah rampung dibangun oleh lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Barak tersebut sudah dilengkapi dengan semua fasilitas standar untuk sebuah kawasan hunian, seperti klinik kesehatan, pusat pendidikan, taman bermain, air bersih, MCK, dapur umum, lampu penerangan, rumah ibadah dan taman hijau.

Zainal Bakri, Media Relation KNSR (Komite Nasional Solidaritas untuk Rohingya) mengatakan, barak sudah rampung dikerjakan sejak pertengahan Ramadhan lalu, sehingga kapan saja Pemerintah Daerah memindahkan pengungsi, maka tempat tersebut telah siap. Hal itu dikatakan Zainal, Kamis (23/7/2015) pagi.

Zainal menerangkan, sebelumnya Sekretaris Daerah Aceh Utara Isa Ansari sudah menyampaikan kepada pihak KNSR dan ACT, pemindahan pengungsi muslim Rohingya dari Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang terletak bersebelahan dengan Komplek ICS, akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Setelah dilakukan peninjauan oleh Sekda, dipastikan bahwa pemindahan pengungsi ke shelter ini akan dilakukan pascalebaran,” kata Zainal.

Namun sejauh ini, belum ada kepastian tanggal kapan pemindahan para pengungsi yang terusir dari Negeri Burma tersebut. “Kami masih menunggu kepastian tanggal pemindahan itu. Namun seperti yang kami sampaikan sebelumnya, kami siap kapan pun Pemerintah memutuskan pemindahkan tersebut,” kata dia.

Demi mempermudah proses pemindahan, pihak KNSR dan ACT bahkan sudah melakukan pendataan terhadap seluruh pengungsi yang ada di BLK. “Kami sudah siapkan daftar nama seluruh pengungsi dan sudah mengatur pembagian shelter tersebut sesuai status mereka. Yang sudah berkeluarga, misalnya, sudah dibagi satu blok. Sementara yang masih bujangan, juga sudah dibagi. Kita pisahkan antara pengungsi laki-laki dan perempuan,” kata dia lagi.

Di dalam ICS terdapat 120 shelter yang terbagi dalam lima belas blok, dilengkapi 42 pintu kamar mandi dan satu dapur umum.

Sumber : Kompas.com
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :


Loading...